Ditulis pada tanggal 13 Maret 2018, oleh indah afifa, pada kategori Berita

IMG_2428Mengangkat tema ‘Rangkaian Bahasa Kita’ dan judul acara ‘CERITA’, Temu Akrab Arsitektur melibatkan segenap keluarga besar Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Brawijaya (FT-UB). Sepanjang tanggal 17 – 24 Februari 2018 Mahasiswa lintas angkatan hingga dosen mengikuti serangkaian acara untuk mempererat keakraban.

Mengangkat judul CERITA, acara berlangsung selama kurang lebih satu minggu dengan tiga bagian acara yaitu Prolog, Dialog dan Epilog. Prolog dilaksanakan pada tanggal 17 Februari 2018 sebagai acara pembukaan CERITA, dimana KBMA diajak untuk menonton video bersama, dan saling bercerita mengenai pengalaman masing – masing sebagai bagian dari KBMA. Acara dilanjutkan dengan Dialog pada tanggal 19-23 Februari 2018, dimana diadakan pameran karya oleh Mahasiswa Arsitektur pada area Lobby Gedung Baru Arsitektur.

Epilog menjadi puncak acara CERITA, berlangsung pada tanggal 24 Februari pukul 19.30 di area Parkir Gedung Teknik Kimia. Membuka acara ini Ketua Jurusan Arsitektur, Dr. Eng. Herry Santosa, ST.,MT., mengucapkan selamat pada Ketua Pelaksana CERITA Bramantya Dipowalyo dan Ketua Himpunan Mahasiswa Arsitektur Sugiharto Prayogo yang telah sukses mengkoordinasi acara yang berlangsung seminggu ini.

Acara kemudian dilanjutkan dengan penampilan kreativitas masing-masing angkatan aktif Jurusan Arsitektur, yaitu angkatan 2017, 2016, 2015 dan 2014. Turut menyumbangkan penampilannya adalah para alumni dan Archiband. Dalam acara ini seluruh keluarga besar Arsitektur Dapat berinteraksi bebas sambil menikmati hidangan yang disajikan di temani penampilan-penampilan mahasiswa. Disini mahasiswa bebas berkonsultasi dengan dosen- dosennya untuk motivasi dalam perkuliahan maupun profesi arsitektur.

IMG_2432Lebih jauh ke Tema acara, Bramantya sebagai ketua pealaksana menjelaskan bahwa, “Bahasa” dapat diartikan sebagai tata cara berinteraksi dan berekspresi.

“Perbedaan budaya dan masa terkadang menjadi batas untuk saling berinteraksi antar angkatan sehingga dibutuhkan sebuah jembatan yang menghubungkan kita dalam berkomunikasi yaitu bahasa kita. Tema ini dipilih sesuai dengan tujuan Temu Akrab Arsitektur yaitu berekspresi bersama dalam bentuk silaturahmi dan saling bercerita sebagai satu KBMA,” ujarnya

Temu Akrab Arsitektur sendiri merupakan acara tahunan yang diselenggarakan Jurusan Arsitektur melalui Himpunan Mahasiswa Arsitektur. Kegiatan ini bertujuan untuk menjadi penyambung tali silaturahmi Keluarga Besar Mahasiswa Arsitektur, baik Mahasiswa, Dosen maupun Civitas Akademika.

Disisi lain, acara ini memiliki tujuan untuk mempererat hubungan antara Mahasiswa Arsitektur 2017 sebagai anggota terbaru dengan angkatan di atasnya sebagai Keluarga Besar Mahasiswa Arsitektur. Disamping itu, kegiatan ini juga sebagai momen pelepasan mahasiswa Arsitektur angkatan 2013 sebagai angkatan aktif terakhir.

IMG_2429Keseluruhan acara Epilog malam itu, kemudian ditutup dengan social experiment bersama seluruh KBMA. Peserta diminta menulis harapan- harapannya di kertas, harapan pribadi hingga harapan tentang kemajuan himpunan serta jurusan. Peserta lalu membuat lingkaran besar, lau masing- masing membaca harapannya bergantian dengan lantang. Setiap harapan dibacakan, siapa saja yang setuju dan berkomitmen dipersilahkan masuk lingkaran itu.

Rangkaian ini ditutup dengan closing statement tentang kebersamaan mencapai cita-cita. Harapannya eksperimen ini menciptakan kesadaran kolektif Sebagai Mahasiswa Arsitektur, bahwa keinginan atau cita-cita paling sederhana sekalipun harus diperjuangkan bersama-sama, bukan sendiri-sendiri. (Ajrina/SR/ems)

100 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini