Ditulis pada tanggal 8 Mei 2013, oleh admin, pada kategori Jurnal

Pabrik Pengalengan Ikan Tuna Kud Mina Jaya Di Sendangbiru

Yogi Aditya Wijaya, Edi Hari P., Ali Soekirno
Jurusan Arsitektur Teknik Universitas Brawijaya
Jalan MT.Haryono 167, Malang65141, Indonesia

ABSTRAK

Potensi Sendangbiru untuk dapat berkembang menjadi pelabuhan besar dengan ikan tuna sebagai hasil tangkapan utama, saat ini belum terkelola secara optimal di bawah naungan KUD Mina Jaya. Keberadaan usaha pengelolaan hasil tangkapan ikan tuna sebagai langkah untuk menambah nilai jual produk hasil tangkapan, masih terbatas pada industri kecil untuk memenuhi kebutuhan pasar lokal. Perencanaan pembangunan Pabrik Pengalengan Ikan Tuna KUD Mina Jaya Di Sendangbiru ini diharapkan dapat menampung hasil tangkapan nelayan Sendangbiru dan sekitarnya, juga dapat mengembangkan potensi usaha dari KUD Mina Jaya. Pemilihan letak bangunan pabrik pada wilayah Sendangbiru dimaksudkan untuk mendekatkan proses produksi pada bahan baku, dimana selanjutnya dapat memperkecil anggaran biaya produksi. Dengan begitu bangunan pabrik tersebut akan sangat terpengaruh dengan kondisi lokal wilayah Sendangbiru yang berada pada pesisir pantai selatan P. Jawa. Sehingga dalam pemilihan material, penggunaan struktur, dan juga utilitas bangunan pabrik akan menjadi perhatian utama dalam proses perancangan dengan konteks bangunan di tepi pantai. Perancangan bangunan Pabrik Pengalengan Ikan Tuna juga tidak akan terlepas dari standar kesehatan dan keamanan pangan yang berguna untuk menjamin keamanan produk dari kontaminasi yang dapat menimbulkan bahaya saat dikonsumsi. Standar tersebut juga diperoleh dari kelayakan bangunan pabrik yang dapat mendukung kelancaran proses produksi, sehingga dapat diperoleh produk ikan dalam kaleng yang berkualitas dan aman untuk dikonsumsi.

Kata kunci: industri pengalengan ikan, bangunan di tepi pantai, standar bangunan pabrik

Selengkapnya diĀ SINI

1,021 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini