Ditulis pada tanggal 11 Juli 2013, oleh admin, pada kategori Jurnal

PEMANFAATAN LIMBAH KULIT KERANG SIMPING MENJADI ELEMEN ESTETIKA BANGUNAN

Arif Armando W., Ir. Edi Hari P., M.T., Ir. Bambang Yatnawijaya S.
Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Brawijaya
Jalan M.T. Haryono 167, Malang 65141, Indonesia
Email : armandoisme@live.com

ABSTRAK

Kulit kerang simping (Amusium pleuronectes) merupakan salah satu hasil kekayaan alam biota laut yang mudah ditemui terutama pada kawasan perairan Indonesia. Kulit kerang jenis ini merupakan salah satu limbah laut yang sering dijumpai. Pengambilan sampel dari limbah yang dilakukan di daerah Kec. Panarukan Kab. Situbondo dimana lokasi tersebut memang menjadi salah satu pusat pengembangan salah satu jenis kerang ini. Kulit kerang simping memiliki unsur estetika dimana perlu diolah lebih lanjut dan mampu diterapkan sebagai elemen bangunan. Pada proses penelitian ini dilakukan metode eksperimen dimana akan dicari hasil desain yang memungkinkan bila diterapkan pada bangunan, tentu saja dengan mengutamakan atau mengangkat potensi estetika dari kulit kerang itu sendiri. Pemanfaatan dari kulit kerang ini akan dilakukan pada desain lantai dan dinding dimana posisi tersebut akan lebih mudah untuk dimunculkan aspek estetika terutama terhadap façade bangunan. Proses eksperimen dari kulit kerang ini dilakukan secara bertahap dengan digunakannya beberapa material pendukung untuk mampu lebih mengangkat dari estetika kulit kerang itu sendiri. Hasil proses eksperimen ini memberikan gagasan dimana kulit kerang ini mampu bersaing dan memberikan alternatif bagi elemen bangunan khususnya pada aspek estetika. Eksperimen yang telah dilakukan antara lain pada lantai dan dinding telah menunjukkan bahwa kulit kerang simping ini mampu memberikan unsur estetika pada bangunan.

Kata kunci : kulit kerang, simping, limbah, estetika, eksperimen, lantai, dinding

Selengkapnya DISINI

819 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini