Ditulis pada tanggal 8 Mei 2013, oleh admin, pada kategori Jurnal

Penerapan Unsur Warna pada Interior Museum dengan Objek Sejarah Perkembangan Islam di Jawa

Sheila Sjach Putri, Rinawati P. Handajani, Chairil B. Amiuza
Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Brawijaya
Jalan MT.Haryono 167, Malang65145, Indonesia
E-mail: sheilaputri.1112@yahoo.com

ABSTRAK

Kawasan religi Ampel merupakan pangkal dari kegiatan wisata religi Wali Songo membutuhkan sarana edukasi sebagai penengah dari aktivitas budaya, sejarah dan kepercayaan tersebut sesuai perkembanganjaman dan pola pikir masyarakat. Sarana Edukasi dapat berfungsi maksimal jika dapat berkomunikasi danberinteraksi dengan masyarakat. Komunikasi dan interaksi dalam sebuah ruang dapat dicapai maksimaljika mampu membangkitkan emosi pengunjung dengan melibatkan panca indra manusia denganmenciptakan susunan ruang yang mampu memberikan pengalaman tersendiri bagi manusia. Hal tersebutdirelisasikan dengan memberikan penekanan pada variabel-variabel ruang tertentu yang dapatmenciptakan berbagai pengalaman ruang sesuai objek yang diwadahi.Mendesain sebuah ruang pamer yang memberi pengalaman ruang pertama dapat dilakukan denganmengkaji terlebih dahulu sejarah dan karakteristik tiap objek pamer kemudian disimpulkan menjadi katakunci yang merupakan ciri khas kuat tiap wali yang dikembangkan menjadi tema dan karakter tiap ruangpamer. Tema dan karakter ruang kemudian dikaji dengan unsur desain interior yaitu garis, bentuk, tekstur,warna, bahan dan pencahayaan yang juga mengacu pada prinsip interior meliputi skala dan titik berat.Batasan kajian unsur dan prinsip interior tersebut didasarkan pada unsur dan prinsip pembentukpengalaman ruang.Dari unsur dan prinsip desain interior pembentuk pengalaman ruang yang berbeda disesuaikan dengantema ruang, didapatkan bahwa unsur yang paling utama membentuk karakteristik ruang adalah warnayang dihubungkan dengan pencahayaan. Warna merupakan unsur yang mudah ditangkap oleh inderavisual manusia dan unsur yang paling berpengaruh dalam psikologi manusia. Sehingga pengunjung akanmudah menangkap makna ruang pertama melalui warna kemudian menuju ke bentuk dan elemen lainnya dalam ruang.

Kata kunci : sarana edukasi, sejarah wali songo, interior, pengalaman ruang, warna

Selengkapnya di sini

611 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini