Ditulis pada tanggal 29 Oktober 2013, oleh admin, pada kategori Jurnal

POLA RUANG AKTIVITAS PENGRAJIN PERAK-EMAS DI DESA PULO KABUPATEN LUMAJANG

Devi Eka Vinatalia, Lisa Dwi Wulandari, Subhan Ramdlani
Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Brawijaya
Jalan Mayjend. Haryono 167, Malang 65146, Indonesia
E-mail : devikavinatalia@gmail.com

ABSTRAK

Industri kerajinan perak-emas merupakan suatu kegiatan pembuatan industri yang menghasilkan barang-barang kerajinan perak-emas melalui proses pembuatan yang menggunakan keterampilan tangan manusia dengan diimbangi peralatan teknik manual ataupun modern. Adanya kerajinan perak bermula dari dorongan kebutuhan manusia untuk membuat suatu alat atau barang yang diperlukan dalam rangka menunjang kelangsungan hidupnya sendiri yang kemudian menjadi benda yang dipertukarkan dengan benda kebutuhan lain untuk menunjang kebutuhan ekonominya. Dengan melihat kondisi dan keadaan di permukiman sekarang ini, dimana sebagian besar berprofesi sebagai pengrajin perak-emas, maka diperlukan suatu penataan kawasan, yang dapat menyediakan tempat produksi , memberikan pelayanan dalam bidang seni pembuatan perak-emas serta menyediakan tempat penjualan, sehingga dapat meningkatkan pendapatan dan produksi masyarakat pengrajin.  Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif dan penelitian lapangan (field study), pada permukiman ini terlihat adanya pola ruang aktivitas yang sering digunakan oleh para pengrajin dalam melakukan kegiatan membuat kerajinan perak- emas. Selain itu pada ruang hunian juga terdapat ruang khusus untuk membuat kerajinan perak-emas, sehingga pada proses pengerjaannya tidak menggunakan ruang lain dan tidak mengganggu aktivitas lain.

Kata kunci : pola ruang aktivitas, pengrajin perak-emas.

Selengkapnya DISINI

610 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini