Ditulis pada tanggal 22 Juni 2016, oleh admin, pada kategori Berita, Kegiatan

Prof JulaihiKuliah Tamu dan Workshop Desain Permukiman Kota (Desperkot) digelar Jurusan Arsitektur, Selasa (14/Jun/2016). Dibawah tema Identitas Kota Dalam Rancang Kota di Era Global, Prof. Dr. Julaihi Wahid dari UNIMAS (University Malaysia Sarawak) menjadi pemateri tunggal. Prof Julaihi membahas elemen pembentuk kota dan bagaimana korelasinya dengan identitas kota.

Seminar dan workshop ini sendiri menjadi rangkaian kegiatan Prof Julaihi di Malang. Kegiatan lain termasuk menginisiasi MoA dan persiapan seminar Internasional NURI (Nusantara Urban Research Institute) yang akan dilaksanakan di UB tahun 2018 mendatang.

Acara dibagi menjadi 2 sesi. Sesi seminar sendiri berlangsung di Auditorium Prof. Suryono lantai 2 Gedung Fakultas Teknik Universitas Brawijaya (FT-UB). Usai Istirahat siang kegiatan dilanjutkan dengan sesi workshop bertempat di Studio Terpadu Jurusan Arsitektur.

Mengulik identitas kota dengan mengenal elemen pembentuknya, membuka materi dari Prof. Julaihi.

“kita menghadapi permasalahan generalisasi dan penyeragaman bentuk visual kota. Nyatanya hal itu belum tentu cocok dengan manusia yang hidup di dalamnya.” Ujar Prof Julaihi melempar permasalahan pada peserta.

“Tugas Perancangan untuk membantu kota-kota menyadari jati diri dan identitasnya. Diharapkan kota dapat mengembangkan potensi dan inovasi untuk pemenuhan kebutuhan warganya hingga dengan sendirinya mengangkat kualitas kota tersebut. “ Lanjutnya sambil menjelaskan elemen- elemen mental dan fisik yang mempengaruhi identitas kota, seperti keadaan social budaya serta infrastruktur penunjangnya.prof julaihi2

Dr. Jenny Ernawati sebagai salah satu pengelola Lab. Desain Permukiman dan Kota menyatakan bahwa seminar diperuntukkan bagi mahasiswa aktif arsitektur angkatan 2013-2014.

“ Kedua angkatan ini sedang dalam proses menjalani mata kuliah Azas Desain Urban, Arsitektur lingkungan dan Perilaku,  serta Lansekap Kota. Dalam workshop seluruh peserta diminta untuk menyiapkan presentasi di depan Prof. Julaihi berdasarkan tugas yang diberikan pada mata kuliah terkait.” Ujar Dr. Jenny.

Prof. Julaihi mereview tugas mahasiswa terpilih yang melakukan survey dan menyusun analisis dan rekomendasi pada obyek survenya. Yang pertama adalah survey dan amatan lansekap tradisional pada tepian sungai musi kota Palembang. dilanjutkan survey dan amatan lansekap tradisional pada tepian Kalimas Kota Surabaya. (emis/ SR)

1,011 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini