Ditulis pada tanggal 22 November 2016, oleh admin, pada kategori Berita

SAN4-1Seri keempat Seminar Nasional Semesta  Arsitektur Nusantara (SAN) 4, rampung dilaksanakan Jurusan Arsitektur Universitas Brawijaya pada 17-18 November 2016. Hadir sebagai pemateri; Ir. Eko Prawoto, M.Arc, Dr. Ir Martinus Bambang Susetyarto, Prof.Ir.Antariksa, M.Eng., Ph.D, dan Dr Amos Setiadi., ST., MT.

Melihat fenomena era Globalisasi dimana identitas suatu bangsa berperan penting dalam menjaga jati diri di pergaulan internasional, SAN 4 2016 mengusung Tema “Kebangsaan Arsitektur Nusantara”.

“Bangsa yang tidak beridentitas akan larut dalam  wajah lingkungan binaan yang serupa dan seragam dan tidak mampu menampilkan ciri khasnya sebagai suatu kesetempatan yang unik dan bermartabat,” ujar Profesor Antariksa.SAN4-2

Menurutnya seminar nasional ini diharapkan dapat memformulasikan ulang ilmu pengetahuan “Identitas Budaya Arsitektur Nusantara” demi kebaikan manusia dan alam secara luas. Pada seminar dua hari ini dilaksanakan juga presentasi para peserta, call of paper, dan Pameran Karya Arsitektur Mahasiswa.

san4-3Pada upacara pembukaan SAN 4, Dekan Fakultas Teknik hadir membuka acara. Dr Ir Pitojo Tri Juwono, MT menekankan pentingnya penyelenggaraan seminar Nasional semacam ini di UB utamanya di Fakultas Teknik.

“FT berkomitmen untuk jadi pelopor dalam memformulasikan kontribusi terbaik untuk memajukan bangsa dan Negara. FT sebagai salah satu Institusi Keteknikan terunggul di Indonesia sudah seharusnya berada di garis depan pembangunan Nasional,” ujarnya.

Menurut Dekan, pelaksanaan Seminar tahunan Jurusan Arsitektur ini sejalan dengan Visi FT-UB untuk menjadi Institusi perguruan tinggi yang berdaya saing tinggi  di level Asia dan Internasional. Selain itu, kontribusi dari hasil seminar juga mendukung himbauan rector untuk mewujudkan UB yang Bermutu dan Bereputasi.

“Selaku Pimpinan Fakultas kami mendukung sepenuhnya kontribusi nyata dari kampus untuk masyarakat. Hasil seminar ini monggo disampaikan pada pemerintah, praktisi, akademisi dan pelaku Arsitektur secara luas agar bangsa kita dapat merasakan kontribusi nyata dari para peserta yang hadir saat ini!” tutupnya.

san4-4Ditemui terpisah Abraham Mohammad Ridjal, ST., MT, Ketua Pelaksana SAN 4 menjelaskan bahwa SAN sudah dipelopori Jurusan Arsitektur sejak tahun 2011. SAN dicanangkan menjadi serial pembahasan arsitektur nusantara secara holistik hingga tahun 2017.

Temanya pun berurutan diawali dengan Kearifan Nusantara pada SENVAR tahun 2011, Kemanusiaan Nusantara SAN 1 tahun 2012, Keselarasan Nusantara SAN 2 Tahun 2013, Kebhinekaan Nusantara pada SAN 3 tahun lalu, Kebangsaan Nusantara pada SAN 4 tahun ini, dan Kemakmuran Nusantara dicanangkan untuk tema SAN 5 tahun 2017.

Pada sesi materi SAN 4 secara khusus mendatangkan pembicara dari praktisi arsitektur dan akademisi. Kehadiran pemateri menjadi magnet bagi para peserta yang bahkan datang dari luar jawa.

“Diharapkan kerjasama antara keduanya dapat menghasilkan solusi nyata tentang pengembangan arsitektur yang berjati diri, jati diri Nusantara!” Ujar dosen Laboratorium Sejarah Arsitektur ini. (emis)

733 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini