Ditulis pada tanggal 22 December 2017, oleh indah afifa, pada kategori Berita

WhatsApp Image 2017-12-05 at 10.26.07Jurusan Arsitektur Universitas Brawijaya, turut berpartisipasi pada Pada “Indonesian Architects Week @Seoul 2017 (IAWS2017) – Traveling Exhibition:Malang” dengan tema “and the City: Indonesian Architects, Responses, Approaches, and Processes”. Pameran berlangsung tanggal 2-16 Desember 2017 di Pabrik Keramik Dinoyo, Jl. MT Haryono Gang 9, Malang. Dalam Event ini Mahasiswa, Alumni, dan Dosen dari Jurusan Arsitektur UB turut meramaikan dalam bentuk kuliah lapangan maupun presentasi karya.

Pameran IAWS 2017 sendiri, diselenggarakan oleh komunitas Inhabitat Architecture (INHA) dan terbuka untuk umum mulai pukul 10 pagi – 8 malam dan bebas biaya masuk. Diantara kegiatan pameran ini terdapat sesi workshop dan talkshow dengan pemateri yang tidak sembarangan. Beberapa arsitek kenamaan nasional turut hadir, salah satunya adalah Yu Sing yang terkenal dengan konsep aristektur berkelanjutannya.

WhatsApp Image 2017-12-05 at 10.26.05Dari keseluruhan kegiatan yang dilaksanakan, Jurusan Arsitektur UB berkontribusi untuk menghadirkan pembicara dalam acara Bedah Buku, kuliah lapangan, dan presentasi karya pemenang sayembara. Membuka Pameran 2 minggu ini, alumni Jurusan Arsitektur angkatan 2006, Livie Sukma Taristania dari Studio AAA, menjadi pembicara mempresentasikan mengenai Buku “25 Karya Arsitek Malang”.

Livie berdiskusi dengan para peserta membahas karyanya yang dimuat dalam buku tersebut. Sebagai salah satu emerging young designer di Malang, Desain Livie tidak hanya diminati di Indonesia tetapi juga secara Internasional. Sesi ini ditutup dengan antusisme para peserta yang memberi pertanyaan- pertanyaan seputar dunia profesi arsitektur pada Arsitek yang juga pelukis professional ini.

Di hari Rabu tanggal 6 Desember, giliran mahasiswa Arsitektur UB yang mengambil alih aula utama  Pabrik Keramik Dinoyo. Kali ini para peserta mata Kuliah Desain Arsitektur 4 dipersilahkan melakukan presentasi tugas besar sebagai bagian dari perkuliahan. Kuliah lapangan kali ini tetap dibuka untuk umum dengan harapan masyarakat dapat menyaksikan kegiatan studio mahasiswa arsitektur.

WhatsApp Image 2017-12-20 at 17.42.46“Proses desain anak- anak di penghujung semester ini sudah mendekati tahap akhir. Kami persilahkan mereka untuk mempresentasikan karya mereka di kuliah lapangan ini, dengan demikian memberi variasi pembelajaran bagi Mahasiswa. Disisi lain mengundang respon yang lebih luas, bukan hanya dari teman- temannya tapi juga dari pengunjung lain!” Ujar Subhan Ramdlani, ST.,MT sebagai salah satu pengampu mata kuliah ini.

Pada Hari ke-13, Teva Delani Rahman dari Arsitektur UB diundang untuk menceritakan pengalamannya menjadi 6 Besar Asian Young Designer Award 2017. Dengan “Ketapang Port Terminal” sebagai Proyek yang diangkat, mahasiswa angkatan 2014 ini terpilih menjadi salah satu finalis dari kompetisi yang diadakan Nippon paint ini. Nantinya dalam level internasional AYDA akan mempertemukan para unggulan dari 15 negara Asia. (emis/waw/subh)

303 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini