Ditulis pada tanggal 24 October 2018, oleh indah afifa, pada kategori Berita

Pada tanggal 23 Oktober 2018, Tim Doktor Mengabdi Universitas Brawijaya melaksanakan sosialisasi desain homestay di Dusun Sumbersari RT 56/ RW14, Desa Tawang Argo, Kabupaten Malang. Tim yang diketuai oleh Ir. Heru Sufianto, M.Arch.St., Ph.D. IAI (Jurusan Arsitektur FTUB) ini merupakan tim gabungan dari Jurusan Arsitektur FTUB (Muhammad Satya Adhitama, ST., M.Sc. dan Andika Citraningrum, ST., MT., MSc.), Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota FTUB (Dr. Ir. Budi Sugiarto Waloejo, MSP.), dan Jurusan Budidaya Pertanian FPUB (Medha Baskara, SP. MT. IALI). Sosialisasi dilaksanakan sebagai bagian dari tahap pelaksanaan Program Doktor Mengabdi yang berjudul “Pengembangan Fasilitas Homestay di UB Forest, Dusun Sumbersari, Desa Tawang Argo, Kabupaten Malang”.

Berada di depan gerbang utama UB Forest, permukiman warga Dusun Sumbersari berpotensi untuk menjadi kawasan singgah dengan pengembangan fasilitas akomodasi baik bagi peneliti maupun wisatawan UB Forest. Sebаgiаn mаsyаrаkаt sudаh menyediаkаn tempаt tinggаl bаgi pengunjung yаng menginаp meskipun belum cukup memenuhi syаrаt sebаgаi homestаy. Kunjungan rutin masyarakat luar ke Dusun Sumbersari sampai sekarang terbatas pada peneliti atau mahasiswa Universitas Brawijaya yang mengadakan penelitian di UB Forest. Di masa mendatang diharapkan Dusun Sumbersari dapat bersinergi dengan UB Forest dan berkembang menjadi dusun ekowisata. Konsep dusun ekowisata ini selain dapat meningkatkan kesejahteraan warga lokal, juga memberi nilai tambah dalam pengelolaan kawasan UB Forest. Untuk itu direncanakanlah pengembangan homestay untuk mendukung tujuan tersebut.

Ketua Tim, Ir. Heru Sufianto, M.Arch.St., Ph.D. IAI menyebutkan, dengan konsep eco-friendly architecture dan eco-friendly energy, homestay didesain dengan semaksimal mungkin memanfaatkan potensi tapak dan melibatkan warga dalam pengembangannya. Homestay direncanakan menggunakan konstruksi ringan dan semi-permanen, material yang sederhana dan alami, mudah pengerjaan dan perawatannya, serta memiliki ruang yang efisien. Dari segi teknologi, homestay akan dilengkapi dengan sistem panen air hujan (rainwater harvesting) dan panel surya untuk mengatasi masalah kesulitan air bersih dan listrik di lokasi.

Warga Dusun Sumbersari menyambut baik program dan secara aktif ikut menyampaikan saran dan pendapat dalam acara sosialisasi. Di masa mendatang, diharapkan Program Doktor Mengabdi ini dapat dilanjutkan dengan pembuatan satu homestay contoh dan pendampingan warga terkait manajemen homestay. (AC)

522 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini