Ditulis pada tanggal 17 September 2018, oleh indah afifa, pada kategori Berita
PIMNAS (Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional) 31 merupakan puncak kegiatan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) pendanaan tahun 2018. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Kemristekdikti setiap tahun ini merupakan ajang bergengsi bagi mahasiswa tingkat nasional untuk menunjukkan hasil-hasil pemikiran maupun karya ilmiah yang memiliki kemanfaatan bagi kelompok masyarakat, wilayah, maupun memberikan solusi untuk membantu memecahkan permasalahan bangsa.
Universitas Brawijaya, pada PIMNAS sebelumnya telah menduduki prestasi juara umum selama tiga tahun berturut-turut, dengan total 6 kali menyabet gelar juara umum menyisihkan perguruan-perguruan tinggi peserta PIMNAS se-Indonesia. Pada tahun 2018 ini, UB menduduki peringkat kedua setelah UGM dengan total 21 medali dari kategori presentasi dan poster.
Di sisi lain, di program studi sarjana Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Brawijaya, tak banyak mahasiswa yang berpartisipasi untuk mengirimkan proposal pada Program Kreativitas Mahasiswa pendanaan Kemristekdikti setiap tahunnya. Hal ini salah satunya dikarenakan padatnya jam studio dan perkuliahan, maupun banyaknya ragam ajang untuk mencetak prestasi di bidang sayembara desain arsitektur, atau minat dan bakat lainnya.
Beberapa prestasi Program Kreativitas Mahasiswa pada beberapa tahun terakhir yang telah diraih mahasiswa Arsitektur FT UB antara lain adalah PKM AI tahun 2010, PKM KC lolos pendanaan tahun 2013 dan 2014, serta PKM PSH dan PKM M lolos pendanaan tahun 2018.
Satu prestasi baru yang membanggakan adalah prestasi yang telah diraih oleh tim mahasiswa Arsitektur FT UB pada bidang PKM GT, yakni mendapatkan medali perak kategori poster pada PIMNAS 31 yang diselenggarakan di Universitas Negeri Yogyakarta tanggal 28 Agustus hingga 2 September 2018.  Prestasi ini diraih oleh 3 mahasiswa antara lain Abidzar Al Ghifari angkatan 2016, Annisaa Windahasanah angkatan 2016, dan Alaa Geuis Junaid Bawazier angkatan 2015 yang menuliskan gagasan dengan judul “Protes Gembira Arek Malang: Program Terpadu dan Strategis untuk Pengembalian Warisan Arsitektur Dalam Upaya Membentuk Identitas Kota Malang”. Dalam gagasan tertulisnya, Abidzar dan tim mengemukakan konsep program jangka panjang melalui perberdayaan ruang-ruang pusaka dalam upaya menjaga kelestarian warisan arsitektur kota, serta membentuk identitas Kota Malang. Abidzar dan tim yang dibimbing oleh Dosen Arsitektur, Dr. Susilo Kusdiwanggo, ST,  MT, merupakan satu-satunya tim dari kontingen UB yang lolos PIMNAS untuk bidang PKM Gagasan Tertulis, dimana UB berhasil mengirimkan jumlah tim terbanyak yakni 25 tim  untuk menyajikan hasil kreativitasnya melalui presentasi, pameran poster dan gelar produk di PIMNAS 31. (was)

94 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini